SELAMAT DATANG
Terima kasih atas kunjungan Anda
Blog ini merupakan media bagi saya untuk menampilkan beberapa karya-karya ilmiah dan sastra yang saya hasilkan. Mudah-mudahan dapat dinikmati oleh siapa saja. Di sebelah kiri tulisan ini ada beberapa judul yang bisa Anda akses langsung. Kepada pengunjung dengan segala hormat saya mohon untuk memberi komentar agar saya dapat terus berkarya. Masukan dan kritikan Anda sangat berarti bagi saya. Terima kasih.
Hormat Saya
Bahren Nurdin
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
BUKU BARU TERBIT
Nama Hasan Basri Agus (HBA) seoalah menjadi sangat fenomenal yang memenuhi sebagian ruas angan rakyat Jambi, dan seakan menjadi sosok yang fantastik dalam menjawab teka teki figur kandidat gubernur Jambi beberapa waktu lalu hingga beliau kemudian terpilih sebagai Gubernur Jambi periode 2010 – 2015. Lantas, ada apa sebenarnya dengan HBA, sehingga senantiasa menjadi bumbu obrolan dalam bincang kekuasaan Jambi? Sosok HBA yang telah banyak mengabdi di pelbagai daerah dalam Provinsi Jambi, serta kearifan dalam mendengar aspirasi rakyat, juga perhatian yang tinggi terhadap kaum bawah, semua itu menjadi cerita magnetis yang mengikat emosional hati rakyat. Begitulah asa politik yang menggeliat bersama impian rakyat Jambi akan sosok pemimpin yang memihak kepentingan orang banyak. Kini kilauan EMAS dalam visi dan misi HBA-Fakhrori diharapkan menyinar seluruh sudut sesak sosial rakyat Jambi. Juga, sinar EMAS itu diharapkan menjadi penerang jalan dalam mengejar ketertinggalan dalam berbagai bidang, utamanya bidang pendidikan dan kesejahteraan. Buku ini mencoba dengan cerdas menelusuri dan menelisik asa politik HBA selama ini, baik yang tersurat maupun yang tersirat. Dapatkan bukunya di toko buku di Kota Jambi.
Penulis:
Hermanto Harun
Bahren Nurdin
Penerbit:
Ombak, Yogyakarta
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
ESSAY TERBARU (dimuat hari ini)
TEBO PASCA PEMILU KADA
Mungkin Anda masih ingat kisah pertarungan perebutan kekuasaan kursi Presiden Amerika Serikat antara George W. Bush melawan Al Gore. ‘Pertarungan’ sengit yang terjadi menaikkan suhu politik negera itu untuk beberapa saat. Terjadi sengketa perhitungan suara yang menguras energi dan psikologis masyarakat. Namun kemudian sengketa itu berahir dengan ketuk palu keputusan Mahkamah Agung yang memutuskan Goerge W. Bush dinyatakan sebagai pemenang untuk menduduki kursi Presiden Amerika Serikat yang ke-43. Tidak lama berselang Gore menyampaikan pidatonya di hadapan para pendukungnya bahwa ia telah menyampaikan selamat kepada George W. Bush atas keputusan tersebut. Dan bahkan dengan ‘jantan’ ia mengakui kekalahannya sekaligus mengajak segenap warga negara Amerika agar bersatu dan bersama-sama berdiri di belakang presiden yang baru terpilih tersebut.
Begitu juga halnya ketika Hillary Clinton yang bersaing ketat dengan Barack Obama untuk merebutkan kursi calon Prisiden Amerika dari Partai Demokrat. Sebagai senator dan politisi agaknya Hillary menyadari betul bahwa pertandingan itu harus ada yang kalah dan ada yang menang. Ketika dia dinyatakan kalah dari pesaing beratnya Barack Obama dengan sangat sportif dalam sebuah pidato dia menyampaikan dukungan terhadap calon presiden terpilih dari partai yang mereka kendarai. Hillary lantang berpidato di hadapan ribuan pendukungnya “Saya mendukung Obama dan memberikan dukungan penuh kepadanya. Hari ini, saya mengucapkan selamat kepadanya atas kemenangannya dan pertarungan luar biasa yang dijalaninya”
Agaknya dua contoh kasus dari negeri Paman Sam ini sudah cukup untuk menggambarkan sebuah kedewasaan berpolitik dan kematangan berdemokrasi. Pertanyaannya, bagaimana dengan pertarungan di gelangang politik tanah air kita? Kabupaten Tebo beberapa bulan terakhir mengalami peningkatan suhu politik yang sangat signifikan. Ketegangan urat syaraf para politisi seakan dapat dirasakan di setiap denyut nadi kabupaten muda ini. Para politisi telah mengerahkan segala daya dan upaya untuk memenangkan perebutan kursi kekuasaan Bupati Tebo periode 2011-2016.
Telah sama-sama diketahui bahwa ada tiga pasangan kandidat yang ‘berperang’ memenangkan hati rakyat Tebo yaitu pasangan incumbent Sukandar-Hamdi, Ridam-Eko, dan Yopi-Sapto. Ketiga pasangan ini telah berusaha maksimal untuk menarik simpati para pecoblos. Dari sosialisasi hingga hingar-bingar kampanye telah dilalui dengan berbagai cara dan metode. Partai politik pengusung telah pula mengerahkan para kadernya untuk all out mendukung calon bupati dan wakil bupati yang mereka usung. Singkatnya, ketiga pasangan putra terbaik daerah ini telah menunjukkan kesungguhan mereka untuk memimpin Kabupaten Tebo mendatang.
Pada tanggal 10 Maret 2011 yang lalu masyarakat Tebo telah menentukan pilihan mereka masing-masing. Dengan kesukarelaan mereka telah berbondong-bondong menuju tempat pemilihan. Bahkan kegiatan rutinitas untuk mencari nafkah sebagaiamana biasanya mereka lakukan ditinggalkan demi sebuah pesta demokrasi. Mereka dengan suka rela telah menjadi bagian dari sejarah perjalanan pemerintah negeri Sulthan Thaha tersebut. Suasana pemilihan berjalan dengan baik tanpa kericuhan yang berarti. Untuk itu, sepantasnyalah masayarakat Tebo diberikan acungan jempol untuk mengapresiasi kedewasaan politik mereka. Gesekan-gesekan kepentingan politik di level grass root tidak berakhir dengan pertumpahan darah sebagaimana sering terjadi di daerah-daerah lain. Seharusnya, sikap politik seperti ini juga harus dikukuhkan oleh para kandidat yang bertarung. Jika raknyatnya mampu bersikap dewasa, seharusnya pemimpin jauh lebih dewasa.
Ketok palu Komite Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Tebo pada rapat pleno yang digelar pada tanggal 15 Maret lalu telah memutuskan pasangan Yopi-Sapto sebagai pemenang dengan mendapatkan 77.157 hati masyarakat Tebo. Dua pasangan lainnya, Sukandar-Hamdi mendapatkan 74.336 hati nurani, dan Ridam-Eko memperoleh 12.982 coblosan. Secara umum memang kemenagan Yopi-Sapto tidak terpaut jauh dengan pasangan Suka-Hamdi namun berapa pun angka itu menjadi tidak penting berbanding dengan kepentingan umum. Seyogyanya kematangan demokrasi yang ditunjukkan oleh masyarakat ‘kecil’ dengan suka rela dan tertib melakukan pemilihan ini harus diikuti dengan sikap politik para kandidat baik yang kalah mau pun yang menang. Pasangan yang dinyatakan menang bersama tim sukses dan pendukungnya tidak perlu menunjukkan kemangan dagan eforia yang berlebihan, dan pasangan yang kalah tidak perlu berlarut-larut dengan kebencian dan mencari-cari kebenaran. Apa lagi harus memprovokasi masa pendukung untuk melakukan hal-hal yang menjurus pada ‘perlawanan’ politis terhadap kandidat yang dinyatakan sebagai pemenang. Keberanian untuk menerima kekalahan sesungguhnya adalah kemenangan yang abadi.
Pilkada Kabupaten Tebo 2011 ini harus diartikan sebagai estapet pembangunan kabupaten yang jauh tertinggal dalam berbagai bidang dibanding beberapa kabupaten di Provinsi Jambi. Para politisi dan masyarakat harus menyadari bahwa Pemilu Kada hanyalah langkah awal kelanjutan pembangunan daerah ini paling tidak lima tahun ke depan. Maka dari itu, seharusnya setelah perhelatan demokrasi ini berakhir, perhatian semua orang harus diarahkan kepada pembangunan.
Kebesaran hati para kandidat yang kalah untuk menerima kekalahan merupakan cara terbaik untuk mengakhiri kisah Pilkada Tebo ini dengan happy ending. Seharusnya tidak perlu ada tuntut-menuntut hingga ke Mahkamah Konstitusi. Adalah sebuah kerugian yang teramat besar bagi masyarakat umum jika persoalan pilkada ini harus berlarut-larut dan diyakini akan menguras tenaga dan pikiran banyak pihak. Sudah dapat dipastikan pula akan menghambat pembangunan Kabupaten Tebo secara umum. Dengan cara ini, masyarakat Tebo akan dapat menilai dengan mata kepala mereka sendiri siapa sesungguhnya pemimpin yang pro rakyat. Dapat dipastikan, jika persoalan Pilkada ini diusung ke Mahkamah Konstitusi akan menciptakan keresahan di tengah masyarakat.
Para kandidat yang kalah harus mampu melihat kepentingan yang lebih besar, yaitu kepentingan masyarakat umum. Kalaupun MK menerima gugatan yang diajukan oleh pasangan yang kalah, artinya akan dibutuhkan waktu yang panjang untuk melakukan persidangan. Bukankah ini secara tidak langsung sudah menghambat pembangunan di Tebo? Seharusnya para kandidat terpilih sudah bisa dilantik dan menjalankan tugasnya tepat pada waktu yang telah ditentukan harus tertunda hanya karena kepentingan sekelompok orang.
Kesimpulannya, masyarakat Tebo telah memperlihatkan kedewasaan berpolitik mereka dibuktikan dengan memberikan hak suara secara langsung, bebas, dan rahasia. Tidak ada keributan dan kekacauan yang terjadi. Sikap politik ini harus pula diikuti oleh para kandidat yang bertarung. Yang kalah harus menerima kekalahan dengan legowo. Yang menang siapkan diri untuk memimpin pembangunan Tebo paling tidak lima tahun ke depan. Tidak ada kepentingan yang lebih besar kecuali kepentingan rakyat Tebo akan kondisi masyarakat yang aman, tentram, dan mampu hidup berdampingan secara damai. Pemilu Kada telah berlalu, saatnya masyarakat kembali bergandengan tangan menuju Tebo yang lebih baik. Mari bersama-sama mengucapkan selamat kepada masyarakat Tebo. Kepada pasangan Yopi-Sapto selamat melanjutkan pembangunan Tebo untuk menjadi Tebo lebih baik, amin.



hai bahren…akhirnya…tersambung juga lewat blog
>>>>Hai juga Nik, Terima kasih ya udah berkunjung ke blog ku. Sukses juga buat karirnya. Tapi jangan makan koran lho…hehee…>>>>
Mantap banget Blog-nya
Luar biasa…..
Selamat dan sukses yah..
>>>>>Terima Kasih Bang Jay. Sukses juga buat Bang Jay…>>>>>
Assalamualaikum……..
Mantap dindo…..
tapi mana tulisan yang baru……..
selamat yah…………
>>>>>Waalaikumsalam Kando. Terma kasih atas kunjungannyo dan mohon doa mudah-mudahan blog ini bermanfaat bagi diri sayo sendiri dan orang lain, amin…>>>>>
blog yang bagus, terima kasih telah mengunjungi blog saya, dan ini kunjungan balasan dari saya.
oh ya, belum di link ya blog saya….
kelihatannya belum ada tuh….
…>>>OK Bro. terima kasih atas kunjungannya. Entar saya link ya…..>>>>>
no engl version ? ;(
pertamaxxx !!! kunjungi open house dan launcing adobejambi.com muahahah
Salam kenal…
Wah langsung rame… Hebat…!!!
Punya saya aja yg disini butuh tiga bulan baru di kunjungi orang… Maklum dulu masih oon…
thank you bro atas kunjungannya..
assalamu’alaikum….
pak, puisi-puisinya bagus-bagus semua, jadi sedikit minder neh ama antologi saya, apalagi nanti kalau terbit dalam bentuk antologi bersama. hehehe
blognya juga bagus. saya di http://nihayatuzzin.multiply.com.
di tnggu ya pak infonya..
wassalam.
asssalamu’alaikum wr.wb. pak kabar bang…… sayo adi anak fak. adab kawanya adik abang ida waktu di mal labor,,, btw kapan kito mantapkan cita-cita kito untuk tebo tu…..??
===>>>Salam Kenal Di, Kabar abang baiklah. Kita susun dulu kekuatan sebelum bertempur. kita siapkan segala amunisi untuk perang. Jangan sampai nanti kito maju perang tapi perlengkapan dak cukup. akan ada saatnya, insya Allah. …….<<<<====
hehehehehe….. foto2,spanduk2, panji2,bendera2 ,slogan2
akhirnya semuanya menjadi sampah jalanan. polusi pandangan dan menjemukan dan memuakan.
adakah kampanye yang menyejukan hati dan pikiran
masuk akal dan tertib?
kampanye kita masihlah kekanak kanakan,dan boros anggaran, dan nantinya rakyat juga yang harus menanggung rugi di kemudian hari
kebanyakan rakyat hanya menonton dan menunggu hari kerugian yang cepat atau lambat datang
Ok bro, dah saya tambah tuh linknya.
keep writing…..
Terus berkarya bang bahren, salam kenal, kagek sayo link balik..
OK. terima kasih, bro
numpang lewat Bg Bahren
Narsis nich Bahren, buka laptop disuruh langsung kasih komen…gutlak dech buat Bahren..terus maju dengan blog Jambi-nya…
numpang lewat bro, dah lama dak mampir
Hi Mas Bahren, salam kenal balik dari Hanung Triyoko. Mudahan-mudahan kegiatan kita bersastra bisa terus terpupuk lewat blog ini. Kalau mau tengok kegiatanku yang lain klik di http://www.hanungina.multiply.com
saya pikir judul buku anda sanagt bertentangan dengan nilai suatu hak azazi manusia dan kecenderungan kritikan anda membuat buku anda sam hal nya dengan buku gosip yang dikumpukan menjadi satu.
salute. So when you will send us your new book? I really salute on you… hope that you will get every singlething aim that you will reach.. Keep in touch
bang, jadi nerbitin buku dak?
apo bis pemilu be yo…
Bg , ini danang … akhirnya datang juga neh ke blog abang …
mantab blognya ….
banyak belajar neh dari abg bahren ini ….
Dibagi bagi ya bg ilmu dan prakteknya kepada saya ..
hehehhehe…
Assalamu’alaykum Sir
pa kabar neehh??
Ni Malik ur naughty student,,, hekk,, hekk,, hekk,,,
cepat lah balek sir
sukses yo, oiyo jgn lupa Mampir ke My Blog en kasih komen, jgn lupo,, thx b4
wassalam
Alhamdulillah Bpak baik Malik. mohon doa semoga bapak lancar dalam menempuh studi ini dan cepat balik ke IAIN untuk membangun fakultas kita dengan baik hehehehe…
gimana studi Malik? Kerja keras dan tetap semangat. Selalu bapak ingatkan “Berbuatlah maksimal dalam keterbatasan”. Kalo pemikir besar lahir di tengah universitas besar dengan segala fasilitas yang lengkap, itu biasa. Tapi adalah luar biasa jika karya-karya besar lahir di tengah universitas/institut yang serba terbatas. Ngerti maksd bapak kan?
Sukses selalu, amin
halo bos. piye kabarmu? posisi di mana skrang? iseh inget aku ora? Masih sering latihan hwa jien?
insya Allah masih ingat mas dan kabar baik. saya sekarang sedang sekolah di negeri jiran Malaysia hee… Mas apa kegiatan sekarang? Pasti dah sukses to? udah punya sikembar lagi, selamat deh….
Salam Bahren,
Bagus sekali artikel2 kamu. Yang saya baca baru dua, perlu waktu lagi untuk membaca yang lain2. Blog kamu ini memberi saya inspirasi untuk berkarya (sekarang masalahnya malas…).
Aishah (teman sekelas kamu semester lepas)
Salam Kak Aishah,
Terima kasih di atas kunjungan akak ke blog saye. Ini hanyalah karya kecil saye sebagai medium untuk menulis luapan-luapan emosi kecil saye. Mohon doa suatu saat nanti saye akan melahirkan karya besar untuk umat. saya mnunggu kaya-karya akak. terima kasih
assalamualaikum
mohon tulisannya tentang teman sd yang namanya elva yanti kelahiran sago. 14 agustus 1979 kah dia lahir
dimana bisa saya dapatkan
terima kasih
wasalamualaikum
walaikumsalam Mas Budi. Elva Yanti asal sago adlah juga kawan SD dan SMP saya. Sekarang saya dak tau pasti dia dimana. Terakhir tahun lalu saya pulang kampung dia ada di kampung bersama suaminya (Yoga). Waktu itu dia sudah punya anak satu. saya sudah tidak bertemu dia sekitar 2 tahun. itu saja informasi yang dapat saya sampaikan. terima kasih juga atas kunjungannya ke blog saya. wasslam
blog yang bagus….
hihihih,,, gak bisa komentar apa2.
Bagus Bro n Banzai …,,
Trima kasih atas infonya, perkenalkan saya adalah guru komputer di sma batanghari, elva teman kuliah saya dan juga cinta pertama yg tak bisa saya lupakan, andai dia sudah bahagia saya juga bahagia dan bagi saya, kisah saya dan dia akan saya simpan slamanya. sekali lagi terima kasih, semoga silaturahmi kita di dunia maya ini tetap berjalan dg baik dan lancar
Assalamu’alaikum….
selamat siang menjelang sore Pak…
saya cuma ingin melaporkan….
bisa di blog saya di masukkan ke dalam follow nya bapak…
terima kasih……
ki ki ki….
ada yang tinggal
topik (IAIN STS JAMBI TERSERANG VIRUS MEMATIKAN) di blog Bapak saya copas ke blog saya…
habis topiknya menarik banget sich…
mohon di urus perizinannya segera…
lanjut bro…mudah2an bermanfaat untuk banyak orang, amin
sir,,,,,,,,,,,,,,,waw….awesome blog,,,,sir join my blog too………up,,,tq
thank you Fendi…
Alhamdulillah blogNya berguna buat yg senang baca dan nyari info didunia maya… kunjungi jug web saya http://www.e-miracle01.tk atau http://www.01syariah.tk Terimakasih…semoga SUKSES SELALU…AMIN
alhamdulillah memang dimikian yang diharapkan blog ini bisa bermanfaat bagi orang banyak, amin.
Blognya bagus boleh share ilmunya..?terimakasih
terima kasih Mba Imas telah berkunjung ke Blog ini. Bolehlah kita share. saya juga masih amatiran masalah blog hehhe… biasa otodidak. ketemu di PTSL aja, ok.
Lam kenal ya…..
Ok, salam kenal balik, daro.
semoga jalinan silaturrahim di dunia maya ini membawa berkah, amin.
Assalamu’alaikum,
Bahren, apa kabar,
ngga balik ke KL lagi ?.
Ady Tobing
3KiaPeng
Kuala Lumpur
Mr gimana caranya buat blogger kayak punya Mr
masalah tampilanya Mr? thank u Mr
by http://www.pristiani sativa.com
Pristi: buka buat aja di wordpress. di sana ada cara-caranya: terima kasih