Baru sekitar lima belas menit kapal ferry tua itu meninggalkan Pulau Sumatera, sesuatu yang mengerikan benar-benar terjadi. Kapal second yang bermuatan penuh itu nyaris remuk diterjang ombak laut yang tiba-tiba meninggi. Ketinggian ombak nyaris mencapai lima meter. Kapal sempat kemasukan air laut dan oleng beberapa kali. Padahal sebelumnya tak ada aba-aba sedikitpun dari penjaga pantai [...]
Filed under: Cerpen | Tinggalkan sebuah Komentar »

